Situs Purbakala Online
Dunia

Musuh Dari Musuh Adalah Teman

Musuh Dari Musuh Adalah Teman

Musuh dari musuh adalah teman, meski kadang tetap saja jadi musuh. Teman dari teman belum tentu teman. Teman dari musuh adalah musuh, kecuali jika teman musuh adalah teman kita juga. Musuh dari teman adalah musuh, kecuali jika musuh teman adalah teman kita juga. Lebih baik punya banyak teman daripada tidak punya musuh. Dengan punya banyak teman kita bisa menciptakan musuh sesuai selera. Atau lebih baik lagi punya banyak musuh, biar musuh dari musuh bisa kita ajak berteman.

Teman atau musuh.. mungkin keduanya sering kita lihat. Musuh kita belum tentu punya teman. Teman kita tidak selalu punya musuh. Berteman dan bermusuhan. Tidak semua orang bisa berteman dan tidak semua orang bisa bermusuhan. Manusia seringkali mencoba berteman dengan musuhnya atau tanpa sengaja bermusuhan dengan temannya. Namun nyatanya tidak semua teman bisa kita buat jadi musuh dan tidak semua musuh bisa kita buat jadi teman.

Yang menarik adalah saat seseorang bermusuhan dan berteman sekaligus. Jadi musuhnya adalah temannya juga. Hal ini merupakan bentuk kombinasi yang menarik. Perpaduan antara permusuhan yang sehat dengan pertemanan yang tidak normal. Kondisi ‘musuh dari musuh adalah teman’ dan sebagainya tidak lagi berlaku untuk kombinasi semacam ini. Memang sedikit tidak masuk akal tetapi kombinasi antara berteman dan bermusuhan dapat memberikan kepuasan tersendiri. Lebih praktis, efisien, dan tidak merepotkan.

Sebenarnya lebih baik untuk tidak bermusuhan dengan siapapun. Karena sebenarnya bermusuhan dapat menguras waktu, tenaga, dan pikiran secara tajam. Namun jika kita ingin sekali punya musuh, maka alangkah baiknya jika kita bermusuhan dengan cara yang damai. Lain halnya dengan berteman. Berteman boleh dengan siapapun. Siapapun boleh kita jadikan teman. Meskipun berteman tidak selalu lebih baik dari bermusuhan.

Jadi mari kita bermusuhan dan berteman sewajar mungkin. Jangan takut bermusuhan jika memang tidak punya teman. Jangan ragu berteman jika sudah bosan bermusuhan. Jangan bingung berteman saat benar-benar tidak ada orang. Jangan memaksakan bermusuhan jika sudah tidak ada lagi yang bisa diajak berteman.

by :

Seorang pemuda yang senantiasa membela kepentingan bangsa dan negara Indonesia di atas kepentingan pribadi dan golongan. Menulis untuk dibaca.

  • ampun bang,
    saya temanmu saja, bukan musuh.

  • Ane tak ikutan yang di atas ane aja dah..
    ane temen aja gan, bukan musuh :’)